Korban Kasus Makelar Tanah Menilai Putusan Hakim PN Sidoarjo Tidak Adil

Korban Kasus Makelar Tanah Menilai Putusan Hakim PN Sidoarjo Tidak Adil
foto ilustrasi

SIDOARJO - Korban kasus penipuan jual-beli tanah yang senilai Rp 225 Miliar dengan luas tanah 97.468 meter persegi merasa kesal dan menilai vonis putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo dengan nomor : 236/Pid.B/2021/PN Sda terhadap terdakwa Agung Wibowo (42tahun) sangat ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Putusan vonis yang sangat janggal, tidak ada rasa keadilan dan tidak memberi dampak efek jera terhadap terdakwa.

Dari vonis 4 tahun penjara pada Senin tanggal 5 Juli 2021 yang di putuskan majelis hakim pengadilan negeri sidoarjo, ini sangat ringan, seharusnya sebanding dengan perbuatan terdakwa yang sejak awal oleh Polda Jatim, terdakwa Agung Wibowo (42) dijerat dengan pasal pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan penggelapan dan pasal 3, 4 dan 5 UU RI Nomor 8 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda 1 miliar, namun kenyataannya malah dijatuhkan vonis hanya 4 tahun penjara dikurangi selama terdakwa ditahan, " kesal korban.

Pada sidang putusan itu, Isnurul Syamsul Arif, SH., M. Hum selaku ketua majelis hakim pengadilan negeri sidoarjo didampingi hakim anggota, Teguh Santoso. SH., MH, dan Irawan Efendi. SH., M.Hum., serta dibantu Sri Retnowati. SH., selaku panitera pengganti pada pengadilan negeri sidoarjo, dan dihadiri oleh Budhi Cahyono. SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU), memaparkan bahwa terdakwa Agung Wibowo (42) warga Jl. A. Yani No. 223 Kel. Siwalankerto, Kec. Wonocolo, Kota Surabaya dinyatakan secara sah terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana tentang penipuan sebagai mana yang diatur dan diancam pidana pasal 378 KUHP tentang penipuan dan menvonis terdakwa selama 4 tahun.

"Hukuman pidana penjara selama 4 tahun penjara kepada terdakwa Agung Wibowo (42) tidak sebanding dengan apa yang telah terjadi pada kasus penipuan dan penggelapan yang di perbuat, " ungkap korban.

Saya selaku Korban merasa kecewa dengan adanya putusan majelis hakim pengadilan negeri sidoarjo dengan nomor putusan 236/Pid.B/2021/PN Sda menyimpang dari harapan pencari keadilan pada, " tegasnya salah satu korban kepada media, Selasa (7/9/2021).

Seperti yang teruangkap sebelumnya sesuai dengan fakta pada kasus penipuan dan penggelapan itu, kata korban, seharusnya terdakwa AW dihukum dengan seberat - beratnya sesuai apa yang telah dia perbuat. 

Korban menilai putusan majelis hakim tidak mempertimbangkan atas perbuatan terdakwa yang telah merugikan masyarakat. dan putusan majelis hakim jika dilakukan seperti ini kedepannya kesewenang - wenangan oknum masyarakan yang melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan terus terjadi apabila hakim memutuskan tanpa ada pertimbangan hukum yang adil.

 "Saya berharap dalam banding yang telah diajukan supaya maksimal dan dapat memberi keadilan, " tandasnya. (***)

SIDOARJO
Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Previous Article

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi dan Barcode...

Next Article

Kapolda Lantik Pejabat Baru Jajaran Polda...

Related Posts

Peringkat

Profle

Subhan Riyadi

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 25

Postingan Tahun ini: 590

Registered: Jan 25, 2021

AFRIZAL

AFRIZAL

Postingan Bulan ini: 15

Postingan Tahun ini: 49

Registered: Jan 20, 2021

akia wenda

akia wenda

Postingan Bulan ini: 7

Postingan Tahun ini: 16

Registered: Jul 29, 2021

Wahyudi Arif Firmanto

Wahyudi Arif Firmanto

Postingan Bulan ini: 7

Postingan Tahun ini: 28

Registered: Aug 14, 2021

Profle

Wahyudi Arif Firmanto

Kunjungan Kerja Presiden RI ke Provinsi Lampung di Sambut Pangdam II/Sriwijaya
Calon Kumtua Hendrik Mononimbar Figur Yang Humanis
Kasat Reskrim Polres Kota Batu Iptu Yussi Purwanto.SH.MH, Wujudkan Kota Batu Aman dan Kondusif
Pangdivif 2 Kostrad Pimpin Acara Tradisi Laporan Korps, Penyerahan Jabatan Asren Divif 2 Kostrad dan Sertijab Pamen Divif 2 Kostrad

Follow Us

Recommended Posts

Ketua Persit KCK Cabang 38 Kodim 0824/Jember Lakukan Kunjungan Ke Ranting Koramil 08 Silo
Pangdivif 2 Kostrad Resmi Tutup Penataran Pelatih Infanteri Satjar Kostrad TA 2021
31 Masyarakat Abai Prokes, disanksi Petugas Operasi Yustisi Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Jember
Rumah Warga Disasar Puting Beliung, Dandim 0824/Jember Himbau Masyarakat Agar Waspada Bencana Alam
Operasi Yustisi Pengawasan Prokes Gugus Tugas Covid Kabupaten Jember tindak 59 Pelanggar